0

LOMBA BACA PUISI BERSAMA MALAM PUISI PALEMBANG

HALO PENCINTA PUISI KOTA PALEMBANG!

Malam Puisi Palembang punya kejutan lagi nih di bulan ini. Kami mengadakan lomba pembacaan puisi untuk masyarakat di Palembang dalam rangka menutup akhir tahun 2015!

20151213054358

Lomba ini hadir sebagai ruang apresiasi puisi bagi masyarakat dan mencari bibit penyair di Palembang. Apakah kamu pencinta sastra yang rindu menyuarakan bait-bait puisi? Siapkan dirimu untuk lomba ini!

Tempat  : Palembang Icon Mall (hall lantai 1)

Waktu    : Kamis, 24 Desember 2015 (pukul 13.00-selesai)
TERBATAS untuk 30 peserta kategori umum rentang usia 15-30 tahun (dibuktikan dengan KTP/tanda pengenal lain)

Hadiah

Juara I                : Tropi + uang tunai Rp300.000 + sertifikat

Juara II               : Tropi + uang tunai Rp200.000 + sertifikat

Juara III              : Tropi + uang tunai Rp100.000 + sertifikat

Ketentuan Pendaftaran:

✔ Pendaftaran dibuka 13 Desember s.d. 23 Desember 2015
✔ Melakukan registrasi via SMS/WhatsApp/LINE ke narahubung dengan format: LMPMPP_NAMA_USIA
✔ Mengisi formulir pendaftaran yang dapat diunduh di sini (bisa diserahkan saat registrasi ulang)*

💰 Biaya Pendaftaran Rp30.000/peserta (boleh diserahkan saat registrasi ulang)*
📲 Narahubung:
LINE: ratiiratii
SMS/WhatsApp: 085788916161 (adeaeda)

Info lebih lanjut bisa dipantau di linimasa
Twitter : @malampuisi_PLG
Instagram: @malampuisi_PLG

*registrasi ulang dilakukan pada hari H lomba, pukul 10.00-13.00 WIB

Jangan sampai ketinggalan lomba ini, ya. Kamu akan bertemu dengan banyak sekali pencinta puisi dan sastra di Palembang ini. Salam puisi!

Best Regard,

Malam Puisi Palembang

___________________________________

[FORMULIR PENDAFTARAN LOMBA BACA PUISI]

0

#FR Malam Puisi Oktober #Oktoberbahasa “Tak Ada Yang Sungguh-Sungguh Bisu”

Selamat malam penikmat puisi sekalian! Malam puisi balik lagi di bulan November ini seperti pada bulan-bulan sebelumnya. Tema bulan ini adalah #Oktoberbahasa. Kenapa? Karena di bulan Oktober ini kebetulan sekali bertepatan dengan bulan bahasa. Wah seru ya bisa merayakan bulan bahasa dengan anak-anak muda di Palembang.

Bulan ini kita punya tagline “Tidak ada yang sungguh-sungguh bisu”. Tahu kan selama dua bulan ini Palembang sedang dirundung bencana asap yang bahkan sudah sampai ke titik berbahaya. Sudah banyak sekali himbauan dari pemerintah, dinas setempat bahkan anak-anak muda yang turun ke jalan untuk membagikan masker pada seluruh lapisan masyarakat. Namun, masker ini tidaklah menjadi halangan kita dalam beraktivitas sehari-hari. Bencana ini tidak mengurangi semangat kita dalam beraktivitas sehari-hari. Makanya tagline kita pada bulan ini yang bertepatan dengan bulan bahasa pula adalah “Tidak ada yang sungguh-sungguh bisu”.

IMG-20151025-WA0000
Sesuai dengan tema dan taglinenya, eflyer kita bulan ini adalah sebuah poto dimana ada sebuah jalan yang sangat pekat dengan asap. Sepi dan tidak ada seorang pun disana, sehingga kesunyian sangat lekat dengan makna di poto tersebut.

This slideshow requires JavaScript.


Yak, di penghujung November tadi yakni tanggal 31 November 2015, malam puisi diadakan di Beranda Café. Sudah lama sekali tidak menyelenggarakan malam puisi disana karena café tutup sementara. Jadi kemarin, Malam Puisi Palembang seperti pulang ke rumahnya. Seperti biasa pula, acara yang dibawakan oleh Rati dan Yudit ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai pemuda-pemuda yang berjiwa nasionalis. Setelah itu ada kata sambutan oleh koordinator Malam Puisi Palembang dan kata sambutan dari pengunjung yang diwakilkan oleh Bujang Palembang 2015

This slideshow requires JavaScript.


Selain pembacaan puisi dari beberapa penggerak, banyak juga pengunjung yang membacakan puisi. Selain itu ada pula pembacaan puisi berjenis mantra dari Om Arfani yang kece abis! Ada juga musikalisasi puisi, dan lagu-lagu yang dibawakan oleh MP projek. Yang paling seru nih, ada lagu buatan MP projek sendiri yang didedikasikan untuk Malam Puisi Palembang. Wah jadi bikin para penggerak teharu.

This slideshow requires JavaScript.


Di penghujung acara ada pembagian hadiah berupa 2 kaos dan 2 topi dari Beranda Cafe yang diberikan kepada pengunjung serta pembaca puisi yang paling ciamik! Terima kasih atas supportnya Beranda Café  Dan terima kasih banyak untuk para pengunjung yang telah menyempatkan hadir dalam acara Malam Puisi bulan ini. Ditunggu kehadirannya lagi di acara malam puisi bulan depan dengan datang, dengar dan bacakan puisimu!

IMG-20151101-WA0015

0

#FR 2nd Anniversary Malam Puisi Palembang “Untuk Puisi Yang Mati Suri”

Selamat malam pecinta seni semuanya! Kenapa kali ini diawali dengan pecinta seni, bukan pecinta puisi seperti biasanya? Yak, karena bulan ini Malam Puisi Palembang mengadakan acara yang berbeda lagi dari biasanya. Apa yang berbeda? Kami mengajak komunitas pecinta seni lainnya untuk unjuk gigi dalam perhelatan ulang tahun Malam Puisi Palembang! Bulan ini yaitu bulan September, Malam Puisi berulang tahun loh untuk yang kedua kalinya. Yeaaayyyy!

IMG-20150921-WA0003
Begitu besar rasa syukur terhadap sang pencipta karena telah banyak membantu Malam Puisi Palembang untuk bertemu dengan banyak pengalaman yang tak ternilai harganya serta telah mempertemukan kami secara ajaib dalam suatu wadah pecinta puisi yang takut puisi kehilangan kharismanya. Selain itu, banyak harapan serta doa yang terpanjat untuk kemajuan Malam Puisi Palembang ke depannya agar selalu tetap bersinar dan diterima oleh masyarakat Palembang. Juga dalam misi menumbuhkan lagi rasa kecintaan masyarakat terhadap puisi yang sedikit banyak telah memudar.

IMG-20150928-WA0002
Untuk itu, pada perhelatan puisi kali ini, Malam Puisi Palembang mengusung tema “Kebangkitan Puisi” dengan judul “Untuk Puisi Yang Mati Suri”. Tema ini diangkat untuk membangkitkan jiwa-jiwa puisi yang sempat tenggelam di masyarakat terutama anak-anak muda. Khususnya di usia yang kedua ini, Malam Puisi Palembang mengajak dan memperkenalkan pada khalayak bahwa puisi bisa dinikmati kapan saja dan dimana saja. Tidak melulu di sebuah perayaan besar, tetapi anak-anak muda seperti kita ini bisa mengeksistensikan puisi di tengah masyarakat.
E-flyer bulan ini berlatarkan poto-poto perayaan Malam Puisi selama dua tahun ini yang mengingatkan kita bahwa sudah begitu banyak kenangan yang diciptakan di acara Malam Puisi. Tentu dengan agak digelapkan dengan analogi bahwa poto-poto tersebut telah menjadi sebuah kenangan milik Malam Puisi Palembang. Perayaan ulang tahun ini diadakan di taman depan TVRI pada tanggal 26 September 2015. Pemilihan tempat kali ini agak berbeda dari biasanya yang diadakan di sebuah kafe, kali ini Malam Puisi diadakan di sebuah taman dengan harapan pengunjung yang datang tidak terbatas dan masyarakat setempat dapat menikmatinya.

This slideshow requires JavaScript.

MPP pula mengundang sejumlah komunitas yakni Stand Up Comedy Palembang, NBC Palembang, SSC Palembang, Palvidgram, Kaskuser Palembang, Palembang Berkebun, 1000 Guru, Kelas Inspirasi Palembang, Akademi Berbagi, Ngomongbae.com, Ruang Belulang, Ruang Bebas Baca, Sobat Bumi, IBGK, Turun Tangan, KLJI, Earth Hour, Competer, BGP, PBF, Hijabers Palembang dan Hilo Green. Acara ini pula disponsori oleh Dunkin Donat yang telah memberikan konsumsi kepada para pengunjung secara gratis  Selain snack dan minuman, MPP menyiapkan souvenir yang berupa gantungan kunci berisikan quote dari para penggerak serta potobooth yang berlatarkan flyer dicetak besar serta pernak-pernik lucu yang bisa dipakai.

This slideshow requires JavaScript.

Lebih dari 100 orang hadir di acara ini dari berbagai komunitas dan masyarakat. Selain menampilkan pembacaan puisi yang dibacakan oleh penggerak Malam Puisi Palembang dan pengunjung seperti biasanya, acara ini pula dimeriahkan dengan penampilan lain agar memeriahkan acara ini. penampilan tersebut yaitu beatbox oleh Riki Beatbox , penampilan sulap oleh Naba War Magician, Open Mic oleh Stand Up Comedy Palembang, musikalisasi puisi oleh MP project, teatrikal oleh Teater Sangyang, dimanjakan oleh musik-musik yang dimainkan oleh D’Crown dan ditutup oleh penampilan dramatisasi puisi oleh penggerak Malam Puisi Palembang.

This slideshow requires JavaScript.


Selain itu di tengah-tengah perayaan, ada pemutaran video ucapan dari beberapa Malam Puisi kota lain dan yang paling mengesankan adalah ucapan dari Anji yang bisa dilihat disini https://www.youtube.com/watch?v=38RBGi0LYZQ . Kemudian dilanjutkan dengan pemutaran poto-poto ucapan dari banyak orang yang kemudian dipilih beberapa untuk diberikan hadiah dari Cuppa Coffee dan Malam Puisi Palembang berupa mug, notes, baju, dress dan novel. Di akhir acara ada peniupan lilin sebagai symbol perayaan ulang tahun Malam Puisi Palembang yang kedua. Setelahnya momen poto bersama.

DSC05111
Terima kasih banyak untuk teman-teman yang telah hadir dan mensupport acara ini. Juga kepada teman-teman yang bersedia menyumbangkan penampilannya untuk ikut merayakan acara ini. Sangat banyak berterimakasih kepada semua para penggerak Malam Puisi Palembang yang telah mau bersusah payah mensukseskan perayaan ini. Cant wait to see you next month! Datang, dengar dan bacakan puisimu! (edod)

IMG-20150927-WA0023

0

#FR Malam Puisi Agustus “Ode Untuk Tanah Air”

Halo selamat malam penikmat puisi di seluruh Indonesia. Seperti biasa, kami Malam Puisi Palembang menyelenggarakan acara Malam Puisi pada setiap bulannya. Setelah skip pada bulan lalu yaitu bulan Juli dikarenakan sesuatu hal sehingga Malam Puisi pada bulan Juli tidak dapat diselenggarakan, Malam Puisi Palembang bulan ini hadir kembali dengan tema yang spesial yaitu Kemerdekaan. Judul Malam Puisi kita bulan Agustus ini adalah “Ode Untuk Tanah Air”.

IMG-20150822-WA0000

Tema “Ode Untuk Tanah Air” selaras dengan e-flyer kita untuk bulan ini yaitu sebuah bendera merah putih berkibar yang melambangkan tanah air pusaka yang menjadi baground e-flyer. Sesuai dengan judul yang diusung, ode adalah sajak lirik untuk menyatakan pujian terhadap seseorang, benda, peristiwa yg dimuliakan (kbbi). Dalam acara ini kita diajak untuk membuat, membacakan dan mengalir dalam sajak pepujian untuk peristiwa seputar kemerdekaan tanah air kita. Dari sejak sebelum merdeka, merdeka, hingga saat ini telah merdeka 70 tahun lamanya.

SONY DSC
Acara kita bertempat di Casualties Sidewalk Coffee Café yang bertempatkan di sekitaran Kambang Iwak pada jam 19.30 pm pada tanggal 22 Agustus 2015. Tiap bulannya kita menyajikan sesuatu yang berbeda dalam acara kita. Pada bulan ini, yang berbeda adalah MC yang membawakan acara. Kalau biasanya MC yang membawakan acara adalah salah dua dari penggerak Malam Puisi Palembang, kali ini dengan suatu kehormatan acara kita dipandu oleh MC kondang lokal Palembang punya yaitu Kak Ari dan Kak Udho.

SONY DSC
Seperti biasa acara ini dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan kita “Indonesia Raya” setelah itu dilanjutkan oleh musikalisasi puisi oleh Mas Arko yang dibumbui oleh Fadlan yang membacakan teks Proklamasi. Setelah itu satu persatu pengunjung membacakan puisi buatannya sendiri atau puisi dari orang lain.

PhotoGrid_1440780546830[1]

Seperti biasanya, antusias pengunjung sangat baik, acara kali ini dihadiri oleh beberapa tamu istimewa yaitu dua orang dosen dari almamater yang berbeda yaitu dosen Unsri dan dosen IAIN, teman-teman dari Prabumulih yang telah jauh-jauh datang untuk mengahadiri acara Malam Puisi Agustus ini, salah seorang bule yang merupakan teman dari salah seorang penggerak, Stand Up Comedy Palembang, Arus Musi dan penampilan akustikan dari Band Kimzy. Semakin meriah karena dihadiri oleh penikmat puisi lainnya yang telah memeriahkan acara sampai tempat yang disediakan tidak bisa menampung semua tamu yang hadir karena antusias penikmat puisi yang sangat besar.

dsc
Ada satu yang istimewa lagi dari acara kita, yaitu souvenir berupa buku notes yang dibuat sendiri oleh salah satu penggerak Malam Puisi Palembang yaitu saudari Indah. Souvenir ini dibagi-bagikan secara gratis kepada pengunjung yang telah hadir. Menarik kan?

dsc1

Well, terima kasih banyak kepada teman-teman yang telah menghadiri acara Malam Puisi kita bulan ini. Terima kasih karena sudah larut bersama dalam sajak-sajak untuk tanah air yang tercinta. Semoga tanah air kita Indonesia akan semakin baik lagi ke depannya sesuai dengan harapan kita semua. Tanpa kehadiran kalian, acara ini tidak akan semeriah ini. Sampai jumpa di Malam Puisi bulan depan yaitu Anniversary Malam Puisi Palembang yang kedua! (edod)

SONY DSC

1

Malam Puisi Palembang “Puisi Kala Puasa”

Di posting sebelumnya sudah diceritakan bahwa bulan Juni ini Malam Puisi Palembang mempunyai 2 acara sekaligus dan membahas betapa serunya acara Malam Puisi di bulan Juni. Maka dari itu di postingan kali ini akan membahas acara kedua yang diadakan oleh Malam Puisi Palembang.

Nah acara kedua yang dilakukan oleh Malam Puisi Palembang di bulan Juni ini adalah buka bersama para penggerak Malam Puisi Palembang. Acara ini dibuat untuk mempererat tali silahturahmi dan keutuhan diantara para penggerak Malam Puisi Palembang sekaligus tidak ingin kehilangan momentum kebersamaan di bulan Ramadhan yang suci ini.

Buka bersama ini juga memiliki tema yaitu “Puisi Kala Puasa”. Sekitar 23 orang penggerak yang dapat hadir pada tanggal 27 Juni 2015 mengadakan buka bersama di rumah salah satu penggerak yaitu Indah Dwi Wahyuni yang bertempat di sekitaran jalan R.A Abusamah.

Selain buka bersama yang diadakan seperti biasanya, para penggerak mengadakan sesi “Bedah Puisi” ketika jam sudah berputar ke angka 20.30. Mas Arko sebagai koordinator Malam Puisi Palembang, memimpin jalannya prosesi bedah puisi ini.

Hp semua para penggerak dijadikan satu dan dijauhkan dari jangkauan agar para penggerak tetap fokus pada jalannya acara. Para penggerak diberi waktu sekitar 10 menit untuk membuat puisi sendiri di sebuah kertas yang bertemakan bebas. Dalam waktu 10 menit tersebut para penggerak fokus menulis sambil diiringi lagu.

Setelah waktu habis, kertas-kertas tersebut dikumpul dan diacak oleh Mas Arko kemudian dibagikan lagi kepada penggerak untuk dibacakan di depan. Satu persatu penggerak membacakan puisi salah satu penggerak lain di depan dan ditonton oleh penggerak lainnya sambil duduk manis. Setelahnya penggerak-penggerak lain yang menjadi penonton pun dipersilahkan mengomentari puisi-puisi yang dibacakan. Sang penulis puisi pun dipersilahkan maju ke depan untuk menceritakan makna yang tersirat dari baris-baris puisi yang dibuat.

SONY DSC

SONY DSC

Berikut adalah judul-judul puisi yang dibuat oleh para penggerak secara spontan.

Dhiana : Pesan
Nia : Musim Semi Terakhir
Edo : Kakak Sayang Adek
Arco : Senja Berpesan
Indah : Rindu yang Rapuh
Laras : Kita Kata Mereka
Geye : Suatu Saat Nanti
Tama : Rukiyah
Yudit : Air
Muti : Semangka
Rani : Tak Lagi
Adam : Perihal Pengagum Rahasia
Pendi : Sebelum Awal
Ricky : Hai
Dyaz : Bila Saja
Lady : Skripsi
Putra : Nyala Api
Nilam : Tanya
Indh Septi : Bukan Nabi

Setelahnya, acara bedah puisi ditutup sekitar pukul 23.00 malam. Beberapa penggerak memilih tidur dan beberapa lagi memilih untuk menghabiskan malam dengan bermain, bergurau, bernyanyi dan mengobrol dengan sesame penggerak yang hadir sampai jam sahur pun tiba.

This is end of posting. Bedah puisi kali ini sangat berkesan dan memberikan banyak pelajaran kepada semua penggerak. Semoga acara seperti ini dapat diselenggarakan kembali! (Edod)

SONY DSC

SONY DSC

0

#FR Malam Puisi Juni “Hey Jude, Dont Make It Bad”

Selamat merayakan puisi lagi wahai semua penikmat puisi di Palembang!
Di bulan Juni ini Malam Puisi Palembang mengadakan 2 acara sekaligus loh. Pertama, Malam Puisi di bulan Juni yang biasa kita adakan setiap bulan. Kedua, buka bersama para penggerak Malam Puisi Palembang.

Di acara malam puisi pada bulan Juni ini mengusung tema “Hey June, Dont Make It Bad”. Tema ini merupakan kutipan lirik lagu “Hey Jude” dari band ternama The Beatles yang diubah sedikit liriknya dari “Hey Jude” menjadi “Hey June”. Tema yang diusung ini untuk menyambut bulan baik yaitu bulan ramadhan yang dimulai pada bulan Juni ini sehingga diharapkan kita semua membuat dan mendapatkan hal yang baik dan terbaik di bulan penuh berkah ini.

8e08f41ff9264ad47748fd90cabec782

Ngomong-ngomong soal Juni, e-flyer yang di sounding bergambar seorang gadis yang bernama June sedang menolehkan muka ke arah samping menunjukkan dream catcher yang dipakainya sebagai anting dilatarbelakangi pemandangan ladang di tanah yang luas.

Dream catcher merupakan sebuah penangkap mimpi yang berasal dari penduduk pribumi Amerika, Indian. Disinyalir dream catcher ini dapat menangkap mimpi buruk dan meloloskan mimpi-mimpi baik untuk masuk ke dalam mimpi manusia ketika sedang tertidur. Kemudian mimpi buruk yang ditangkap tersebut akan hangus oleh cahaya matahari ketika pagi menjelang. Pemandangan ladang yang luas itu sendiri mewakili mimpi-mimpi yang sangat banyak tak terkira yang akan disaring oleh dream catcher tersebut. Sehingga hanya mimpi-mimpi yang baik dan pesan-pesan yang baik saja yang masuk ke dalam impian kita.Filosofi inilah yang melatarbelakangi e-flyer Malam Puisi kali ini untuk tema “Hey June, Don’t Make It Bad”.

PicsArt_1436633474396

Perayaannya diselenggarakan di Casualties Sidewalk Coffee Cafe yang bertempat di seputaran KIF Park pada tanggal 13 Juni 2015. Acara kali ini kita tidak sendirian. Dengan di support oleh Casualties Sidewalk Coffee Café yang menyediakan tempat untuk acara, kita juga kedatangan tamu oleh komunitas Instameet Palembang dan Stand Up Comedy Palembang yang turut men-support acara kita kali ini.

SONY DSC

SONY DSC

Dengan besarnya antusias penikmat puisi, acara yang dipandu oleh Fadlan dan Tama terbawa meriah dan syahdu. Penampilan-penampilan pembaca dapat mengajak pengunjung larut ke dalam puisi yang dibawakan. Acara yang dimulai sejak jam 19.30 tersebut berakhir pada jam 22.00 seperti biasanya.

PicsArt_1436633283845

Ada sedikit hal baru untuk perayaan Malam Puisi Juni ini, pengunjung yang datang mendapat souvenir dari Malam Puisi Palembang berupa gantungan kunci. Gantungan ini bukan gantungan biasa pada umumnya. Gantungan kunci ini bertuliskan sebuah quote yang dibuat oleh salah satu penggerak. Setiap penggerak menyumbangkan quote nya untuk dituliskan pada gantungan kunci tersebut. Sebanyak 50 souvenir dibagikan kepada para pengunjung yang hadir. Menarik, bukan?

IMG-20150712-WA0000Well, terima kasih untuk para penikmat puisi yang datang di acara Malam Puisi bulan Juni ini dan semua yang mensupport acara baik penggerak maupun support Casulaties Sidewalk Coffee Cafe yang telah menyediakan tempat dan komunitas-komunitas lain yang ikut hadir meramaikan. Sampai jumpa di Malam Puisi bulan depan! (Edod).

0

#FR Malam Puisi Palembang “Rahasia”

Bismillahirrohmanirrohim..

Halo teman-teman malam puisi semuanyaaaaaaaaaa. Lama sekali tidak memunculkan batang hidung di blog ini. Bukan karena disengaja tidak muncul dari malam puisi ketiga yang terakhir di review, tapi karena ada kesalahan teknis yang menyebabkan blog ini tidak bisa diupdate seperti sebelum-sebelumnya. Dan alhamdulillah sudah bisa dimulai lagi pergerakannya untuk mulai me-review acara malam puisi seterusnya.

Malam puisi sudah berjalan sampai ke 19 nih guys, sedikit flash back ya berikut adalah tema-tema malam puisi dari yang ke 4 sampai ke 18 yang sudah diselenggarakan :

Malam puisi ke 4 bertema “Kaleidoshope” pada tanggal 29 Desember 2013

Malam puisi ke 5 bertema “Sinabung” pada tanggal 1 Februari 2014

Malam puisi ke 6 bertema “Lovepoetry” pada tanggal 14 Februari 2014

Malam puisi ke 7 bertema “Petrichor” pada tanggal 15 Maret 2014

Malam puisi ke 8 bertema “Chairil Anwar” pada tanggal 26 April 2014

Malam puisi ke 9 bertema “Retrouvailles” pada tanggal 31 Mei 2014

Malam puisi ke 10 bertema “#9” pada tanggal 16 Agustus 2014

Malam puisi ke 11 bertema “11/12 pada tanggal 20 September 2014

Malam puisi ke 12 bertema “Kolase” pada tanggal 24 Oktober 2014

Malam puisi ke 13 bertema “BLANCK” pada tanggal 29 November 2014

Malam puisi ke 14 bertema “Sebelum awal” pada tanggal 20 Desember 2014

Malam puisi ke 15 bertema “Selalu ada tempat untuk pulang” pada tanggal 31 Januari 2015

Malam puisi ke 16 bertema “Lovepoetry” pada tanggal 14 Februari 2015

Malam puisi ke 17 bertema “Puisi untuk puisi” pada tanggal 21 Maret 2015

Malam puisi ke 18 bertema “APREALOVE” pada tanggal 25 April 2015

Acara-acara Malam Puisi tersebut dilaksanakan di beberapa tempat yang berbeda. Tetap dengan slogan datang,dengar dan bacakan puisimu. Pada setiap perayaannya, acara ini selalu diramaikan oleh penikmat puisi di kota Palembang.

Dan yang terakhir adalah malam puisi yang ke 19 pada tanggal 23 Mei 2015 tadi yang diadakan di On/Off Cafe Canton Park. Malam Puisi yang ke 19 ini mengusung tema “Rahasia” dengan tagline “Sederet cerita terbungkus diam”. Apa yang paling rahasia dari rahasia yang dipunyai oleh setiap jiwa? Ya, masa depan. Begitulah filofosi dari e-flyer di bawah, tapak kaki yang melangkah maju ke depan tanpa tahu apa yang akan ditemui pada tapakan selanjutnya.

CFrPshfVAAIRztZ.jpg large

Well, alhamdulillah seperti biasa acara Malam Puisi rame didatangi oleh pecinta dan penikmat puisi. Dengan mengawali menyanyikan lagu Indonesia Raya, acara yang dipandu oleh Yudit dan Dhiana pun dimulai pada jam 19.30.

1433056708

Selanjutnya adakata sambutan dari perwakilan penggerak oleh Kak Dyaz kepada para penikmat puisi yang telah hadir. Selagi acara dimulai, beberapa penggerak menawari penonton untuk membacakan puisi. Ada yang berbeda disini, selain menawari membaca puisi penggerak juga mengajak penonton untuk menuliskan sebuah rahasia di sebuah kertas tanpa nama yang telah disediakan oleh penggerak di meja masing-masing. Kertas tersebut dimasukkan ke dalam kotak rahasia yang akan dibacakan oleh MC satu persatu kemudian dihanguskan di sebuah lilin agar rahasia tersebut tetap menjadi sebuah rahasia.

Satu persatu penggerak dan penonton membacakan puisi yang diiringi oleh instrumen lagu atau petikan gitar langsung, diselingi oleh pembacaan kertas rahasia yang dipilih secara acak dari dalam kotak dan kemudian kertas tersebut dibakar oleh MC.

PicsArt_1433094244017[1]

Pembacaan puisi dilanjutkan kembali dan diselingi oleh penampilan akustikan dari beberapa penggerak yang menyumbangkan lagu. Pada sesi terakhir, semua kertas rahasia dibacakan oleh MC yang pada akhirnya kertas tersebut dibakar secara bersama-sama ketika acara telah selesai.

PicsArt_1433094380522

Para penikmat puisi yang telah hadir

Tepat pukul 10.00 WIB acara Malam Puisi ditutup dengan foto bersama penonton dan para penggerak yang telah hadir di acara ini. Terimakasih yang sebesar-besarnya untuk para penikmat puisi yang telah menghadiri acara Malam Puisi ke 19 ini dan untuk para penggerak yang telah melakukan tugasnya dengan baik. Serta terimakasih kepada On/Off Cafe Canton Park yang telah menyediakan tempat untuk acara ini. Semoga acara Malam Puisi selanjutnya akan lebih baik lagi. Sampai jumpa pada Malam Puisi selanjutnya! (edod)

IMG-20150527-WA0000

0

[FR] #MalamPuisi Palembang November #LovetoRemember

E-Flyer #LovetoRemember (by Sabrina)

E-Flyer #LovetoRemember (by Sabrina)

Hai para penyair dan pujangga, para penikmat puisi di mana pun kalian berada. Akhirnya Malam Puisi Palembang kembali dilaksanakan dan ini adalah Malam Puisi Palembang yang ketiga.

Dilaksanakan pada malam Minggu, tanggal 16 November 2013. Tema dari Malam Puisi Palembang ketiga adalah Lovember atau “Love to Remember”, dengan bahasa sederhananya: mengenang sebuah cinta. Kenangan dan masa lalu pasti punya banyak cerita, ada sedih-senang-tawa-tangis dan sebagainya dan pastinya masa lalu itu sungguh luar biasa. Maka dari itu Malam Puisi ketiga mengangkat tema tentang kenangan. Semua puisi pun harus menceritakan tentang kenangan.

Seperti biasa, acara dimulai dari pukul 19.00. Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh semua orang yang hadir. Lalu disambung dengan penampilan musik akustik dari para penggerak Malam Puisi Palembang dan disambung dengan pembacaan cerpen Seno Gumira Ajidarma oleh Putra Zaman.

Musik Akustik Oleh Kak Arco, Kak Ridho dan Kak Boy

Musik Akustik Oleh Kak Arco, Kak Ridho dan Kak Boy

Putra Membacakan cerpen dari Seno Gumira

Putra Membacakan cerpen dari Seno Gumira

Meskipun sempat diguyur hujan, namun tak mengurangi antusias para pengunjung untuk datang dan membacakan puisi mereka. Mereka dengan setia menikmati puisi-puisi yang dibacakan oleh orang-orang yang hadir. Hujan menambah suasana kenangan semakin terasa.

Para penikmat puisi yang hadir

Para penikmat puisi yang hadir

Pengunjung

Para penikmat puisi yang hadir

Penampilan spesial pada Malam Puisi Palembang ketiga adalah penampilan dari Zhaky. Anak berumur 8 tahun yang berani membacakan puisi tentang ibunya yang berjudul “Bidadari Serba Bisa”. Sebuah Puisi yang luar biasa. :D

Zhaky dan Mbak Shanaz

Zhaky dan Mbak Shanaz

Acara Malam Puisi Palembang yang ketiga ini juga diliput oleh Stasiun TV Lokal dan telah disiarkan. Sebuah kemajuan bahwa Malam Puisi Palembang telah diketahui oleh banyak orang. Kalian juga bisa melihat tayangannya di sini <–.

Oh ya, ternyata pada pelaksanaan Malam Puisi Palembang yang ketiga, ada yang merayakan hari ulang tahun. Yaitu Uni Rani dan juga Mbak Shannaz. Semoga kejutan-kejutan yang diberikan di Malam Puisi ini menjadi sebuah kenangan indah buat mereka. Ucapannya semoga harapan-harapan mereka dapat tercapai dan menjadi lebih baik lagi. Amiiinnnn…

Malam Puisi akhirnya selasai sekitar pukul 22.00, ditutup dengan foto bersama. Sekali lagi, Malam Puisi Palembang sangat banyak mengucapkan terima kasih kepada para penggerak yang telah melakukan tugas dengan baik, kepada semua kru dari Beranda 2b Cafe atas kerja sama dan bantuannya. Serta kepada para penikmat puisi yang telah hadir dalam Malam Puisi Palembang ini. Tanpa semuanya, acara ini tak akan terlaksana dengan baik. Semoga acara Malam Puisi selanjutnya akan jauh lebih baik dari sebelumnya. Aminn. Hidup Malam Puisi! Hidup Malam Puisi Palembang! Datang, Dengar dan Bacakan Puisimu!

Kalian dapat Lihat beberapa videonya di sini. (dyz)

Sumber : http://dyazafryan.wordpress.com/2013/11/19/malam-puisi-palembang-ke-3-lovetoremember/

1

[FR] #MalamPuisi Palembang Oktober

E-Flyer #MalamPuisi Palembang Oktober

Malam minggu, 26 Oktober 2013, untuk kedua kalinya diadakan Malam Puisi di Palembang. Setelah bulan lalu mengusung tema Romansa Rasa dan dipenuhi puisi-puisi romantis, bulan ini sengaja tidak diberi tema untuk menarik masa dan agar lebih universal bahasannya. Seperti biasa, acara ini diadakan di kafe Beranda 2B, bertempat di Jl. Raden Fatah No. 2B, Palembang. Acara kali ini terasa spesial karena diadakan pada Bulan Bahasa, yaitu bulan Oktober. Kita bisa mengagumi dan mengeksplor kekayaan bahasa dan sastra Indonesia.

Para penggerak Malam Puisi Palembang mengemas acara ini dengan konsep sederhana dan terkesan ringan, dengan tujuan ‘perkenalan’. Perkenalan di sini maksudnya agar orang-orang yang baru dan akan berkenalan dengan sastra, khususnya puisi, dapat menghilangkan anggapan di kepalanya bahwa sastra adalah sesuatu yang berat dan melulu serius, dan mengganti dengan anggapan bahwa sastra itu sebenarnya sangat menyenangkan.

Malam Puisi ini dibuka dengan lagu Indonesia Raya dan diisi dengan perkenalan, akustik, musikalisasi dan pembacaan puisi oleh partisipan yang bersedia maju. Di satu sesi, para penggerak Malam Puisi bersama-sama membacakan Sajak Sebatang Lisong karya W.S. Rendra dan diakhiri dengan lagu Indonesia Pusaka. Para penonton terbawa dan ikut bernyanyi bersama. Rintik sisa hujan dan lilin-lilin kecil di tiap meja kafe Beranda 2B pun menambah cantiknya suasana.

Hal yang sangat membahagiakan mengetahui jumlah tamu yang hadir pada Malam Puisi kali ini cukup banyak dan memenuhi kafe Beranda 2B dengan kapasitas 50-60 orang. Komunitas-komunitas lain pun ikut menyambangi: Kaskus Regional Palembang, Stand Up Comedy Palembang, NBC Palembang, NBC Unsri, KlubBuku Palembang, Komunitas Gula Merah, hingga Welfarian Surabaya. Terlebih lagi dengan antusias tamu yang ingin membacakan puisi, mulai dari yang telah mempersiapkan diri sejak datang hingga yang masih malu-malu. Bahkan pemilik Beranda 2B, Mbak Anga dan Uni Vera, juga ikut serta mengisi acara dan memberikan pencerahan kepada semua yang hadir tadi malam.

Seperti yang dikutip dari blog resminya, Malam Puisi adalah sebuah ruang untuk membaca puisi yang diadakan pertama kali pada bulan Maret 2013 di Kedai Kopi Kultur, di Bali. Malam Puisi yang diadakan setiap sebulan sekali ini bertujuan untuk menyediakan ruang bagi pencinta puisi; baik itu pendengar, penulis, maupun pembaca puisi yang ingin menyuarakan karyanya di depan orang banyak. Malam puisi adalah sebuah ruang independen, non-partisan, tidak berafiliasi dengan partai politik, tokoh kelompok ataupun organisasi manapun. Setelah beberapa bulan, Malam Puisi di Bali berhasil menginspirasi rekan-rekan di daerah lain untuk mengadakan Malam Puisi di daerah masing-masing, termasuk Palembang.

Koordinator penggerak Malam Puisi Palembang adalah Arco Transep, dan didampingi oleh para penggerak lainnya: Pendi Murdani, Putra Zaman, Rani Amalia Busyra, Fitria Mayrani, Dyaz Afryanto, Anggi Pradyta, Gita Faradilla, Adam Firliansyah, Larasia Febriza, Dhiana Azannata dan Prasetya Dwitama.

Malampuisi Palembang berikutnya direncanakan diadakan setiap malam minggu akhir bulan. Semoga kegiatan-kegiatan berikutnya lebih baik dan lebih antusias lagi. (uni)

2

[FR] #MalamPuisi Palembang #RomansaRasa

E-Flyer #MalamPuisi Palembang #RomansaRasa

E-Flyer #MalamPuisi Palembang #RomansaRasa

Malam Puisi adalah sebuah ruang untuk membaca puisi, bertujuan untuk menyediakan ruang bagi pecinta puisi; baik itu pendengar, penulis, maupun pembaca puisi yang ingin menyuarakan karyanya di depan orang banyak.

Setelah digelar di beberapa kota di Indonesia seperti Bali, Jakarta, Bandung, Purwokerto, Medan, Bekasi dan lainnya. Akhirnya Palembang turut serta dalam kegiatan Malam Puisi.

Hampir satu bulan mempersiapkan semua, seperti teknis acara, tema acara, menentukan tempat dan waktu, publikasi serta segala hal yang berhubungan dengan acara Malam Puisi, akhirnya penggerak Malam Puisi Palembang yang sangat Luar biasa mendapatkan kesepakatan. Tepatnya Minggu, tanggal 29 September 2013 pukul 19:00 WIB, acara Malam Puisi Palembang dilaksanakan dengan mengusung tema #RomansaRasa. Banyak juga kendala-kendala yang dihadapi untuk mempersiapkan acara termasuk sebelum acara dimulai, namun berkat usaha kerja keras Penggerak dan semua orang yang telah membantu dengan luar biasa, semua dapat terkendali.

Yap, di luar dugaan, ternyata peminat Malam Puisi Palembang sangat banyak dan sangat antusias, diperkiran hampir 50 orang hadir di Beranda Cafe, tempat acara Malam Puisi dilaksanakan, yang  datang dari berbagai elemen. Dan mereka tak hanya hadir, seperti tagline Malam Puisi yaitu “Datang, Dengar, dan Bacakan Puisimu!”, mereka juga telah mempersiapkan puisi mereka masing-masing untuk dibacakan. SO AMAZING!!!

Tak hanya membaca puisi, acara juga diisi dengan musikalisasi puisi, akustikan, dan ada juga stand up comedy yang dibawakan oleh Kak Arul Nimo dan kak Yudittama yang berhasil membuat semua pengunjunga tertawa. Tak hanya itu, Malam Puisi Palembang juga diisi oleh para bule-bule yang kebetulan hadir yaitu Dominique dari London dan Ameer dari Turki (yang dapat medali emas di ajang Islamic Solidarity Games 2013). Mereka maju dan berpuisi, atau mungkin curhat dalam bahasa mereka.

Tak hanya itu, panitia juga mempersiapkan hadiah buat pengunjung yang sudah membuat live tweet dan twitpic di Twitter-nya tentang Malam Puisi Palembang yang akan mendapatkan hadiah pulsa dan juga MicroSD. Dan pemenangnya adalah @lovableunee yang mendapatkan pulsa dan @yudittama yang mendapatkan hadiah micro SD.

Akhirnya setelah berlangsung selama 3 jam, acara Malam Puisi ditutup sekitar pukul 22:00 WIB.

Kami sangat bersyukur dapat menyukseskan acara Malam Puisi Palembang. Peminat dan pecinta puisi di kota Palembang mampu memberikan suasana yang indah dan romantis, hingga acara berlangsung secara luar biasa.

Di sini kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para Penggerak Malam Puisi Palembang (Kak Arco, Uni Rani, Mbak Fitri, Putra Zaman, Pendi, Tama, Kak Boy, Alfa, Geovani, Mbak Ume, dll.) dan kepada pihak Cafe Beranda 2b yang sangat men-support acara Malam puisi Palembang (Mbak Anga, Kak Ari, dan teman-teman) serta ucapan terima kasih untuk kak Arul dan teman-teman Standup Comedy Palembang serta semuanya yang mungkin lupa saya sebutkan dan tuliskan. Juga kepada para pengunjung yang telah hadir memeriahkan acara Malam Puisi Palembang.

KALIAN LUAR BIASAA!!!!

Dan satu lagi yang harus disampaikan, bahwa setelah hasil diskusi di sela acara, insya Allah, Malam Puisi Palembang akan kembali dilaksanakan bulan depan, tepatnya di Minggu keempat bulan Oktober.

Sukses buat Malam Puisi Palembang dan kota lainnya. Datang, Dengar, dan Bacakan Puisimu! (dyz)

Sumber: http://dyazafryan.wordpress.com/2013/09/30/malam-puisi-palembang-romansarasa/